Yuk Liat Curug Bidadari dan 4 Curug Lainnya Yang Terkenal di Bogor

5-curug-paling-terkenal-di-bogor-

Berbicara tentang kota Bogor memang selalu menarik untuk dibahas. Apalagi jika yang dibicarakan adalah tempat – tempat wisata yang ada di kawasan Puncak, Bogor.

Jika kamu sedang mencari tempat wisata favorit yang ada di Puncak tentu tidak akan pernah ada habisnya. Mulai dari Taman Safari dan Kebun Raya Bogor yang kepopulerannya tidak pernah lekang oleh waktu sampai dengan Cimory Riverside yang sejak dibangun satu tahun lalu, selalu menjadi incaran para traveler di kota Bogor ini.

Nah, kalau kamu bosan dengan tipe wisata yang itu-itu saja, atau ingin bermain air tapi ingin sesuatu yang lebih dari sekedar waterpark? kenapa tidak mencoba bermain air di alam terbuka? Wisata curug misalnya.

Curug adalah bahasa Sunda yang artinya Air Terjun. Yup, wisata air terjun. Selain, terkenal dengan wisata pegunungan yang asri dan sejuk, Bogor juga punya wisata air terjunnya loh, ada kurang lebih 300 wisata curug yang tersebar di berbagai daerah, baik yang masih dekat dengan kota ataupun yang sudah masuk ke dalam pedesaan.

Wisata air terjun yang ada di Bogor sudah pasti memiliki pemandangan yang cantik dengan udara yag sangat sejuk. Jadi, gak salah kalau si kota hujan ini adalah surganya para pecinta wisata air terjun. Dan di artikel ini kami akan menyajikan 5 wisata curug yang ada di kawasan Bogor, bahkan diantaranya ada yang sudah pernah masuk ke dalam acara traveling menantang yang terkenal di salah satu tv nasional loh! Mau tau dimana saja curug-curug itu? Yuk, kita simak di bawah ini :

1. Curug Panjang

Terletak di Desa Citamiang, Paseban, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor. Dan air yang mengalir di curug ini berasal dari aliran air Sungai Cirangrang, Gunung Pasebang yang cukup deras.

Curug Panjang memiliki keunikan tersendiri. Tidak seperti curug lainnya yang kita kenal berbentuk vertikal dan mengalir dari bukit-bukit yang tinggi, air terjun ini justru berbentuk miring mengaliri bebatuan alami sepanjang kurang lebih 20 meter.

Bagi kamu yang suka dengan liburan yang menantang kamu bisa mencoba wisata satu ini. Soalnya, untuk sampai di air terjun ini kamu harus melewati jalan tanah yang licin dan menanjak. Jadi kalau kamu mau membawa anak-anak harap lebih berhati-hati. Tapi kalau mengajak orang yang sudah cukup tua,misalnya kakek dan nenek kamu, kami menyarankan lebih baik tidak usah ya, karena selain kasihan dengan rute yang panjang untuk berjalan kaki, mengajaknya untuk melewati bebatuan licin pasti akan jadi lebih sulit.

Sebenarnya tidak memakan waktu lama untuk sampai di Curug Panjang. Kalau kamu dari kota Bogor, dengan waktu kurang lebih 1.5 jam saja kamu sudah akan menemukan lokasi curug ini. Kalau kamu mau kesini, kamu harus melewati jalan raya Bogor Puncak sampai menemukan pertigaan Mega Mendung yang ada Masjid Jami Nurul Huda. Terus kamu ikuti jalan yang ada di sebelah masjid, dan dari sanalah petualangan kamu menuju Curug Panjang dimulai.

Kamu akan menempuh perjalanan sejauh 8km untuk sampai di Curug Panjang. Awalnya perjalanan kamu aman-aman saja dengan jalan yang masih beraspal, tapi semakin jauh perjalanan kamu hanya akan menemukan jalan tanah yang tidak rata, tanjakan, sampai melewati bebatuan. Sebagai petunjuk agar kamu tidak kesasar, setelah memasuki jalan di sebelah masjid tadi kamu akan melewati Unilever Learning Centre, berbelok ke kanan dan melewati Mega Training Centre sampai akhirnya melewati Pusdik Reskrim Polri. Kamu juga bisa menggunakan aplikasi GPS sebagai petunjuk arah atau GPS alami alias meminta petunjuk arah dari penduduk setempat.

Walaupun jalan yang kamu lalui makin lama makin menyempit dan ujung-ujungnya jalan tersebut hanya bisa dilalui oleh 1 mobil, kamu akan disuguhkan dengan eloknya hutan pinus di sepanjang jalan dan indahnya pemandangan Gunung Salak dari kejauhan. Setelah melewati jalur yang cukup menantang, kamu akan menemukan gerbang masuk Curug Panjang. Eits, perjalanan kamu belum selesai, setelah membayar tiket kamu harus berjalan kaki sebentar sejauh 200 meter untuk benar-benar sampai di air terjun unik ini. Dan tetaplah berhati-hati karena jalan yang akan kamu lewati adalah jalanan bebatuan.

Kalau mau tahu tentang bagaimana kejernihan air disana, tidak perlu diragukan lagi deh. Air nya sudah pasti bersih dan sangat jernih. Dan karena debit air yang mengalir sangat deras, air yang berada di kolam bawahnya menjadi terlihat berwarna hijau. Air yang dingin, udara yang sejuk, dan pemandangan hijau yang mengelilingi air terjun membuat kamu tidak akan ragu untuk berenang disini. Jangan khawatir, karena pengelola wisata air terjun ini, yaitu PERHUTANI sudah menyediakan fasilitas ruang ganti pakaian dan kamar mandi untuk membersihkan tubuh kamu setelah lelah bermain air.

Tapi ada yang perlu diperhatikan, karena kedalaman air kolam mencapai 7 meter, maka kamu yang tidak bisa berenang jangan coba-coba untuk langsung nyebur kalau tidak mau terjadi sesuatu yang buruk. Sebaiknya kamu menggunakan ban pelampung atau menyewa life jacket yang sudah disediakan dengan harga IDR 35.000. Untuk kamu yang sudah bisa berenang, harus tetap berhati-hati ya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Selain kamar ganti, kamar mandi, toilet dan penyewaan life jacket ternyata masih banyak loh fasilitas yang sudah tersedia di lokasi air terjun ini. Disini kamu masih bisa menunaikan ibadah, karena sudah ada fasilitas mushola nya. Untuk toilet gak perlu cemas karena ada 12 toilet bersih yang bisa kamu pakai. Dan ada juga penyewaan kebutuhan untuk camping, kegiatan outbond dan track mountain bike.

Fasilitas yang disediakan untuk camping maupun outbond nya juga tidak tanggung-tanggung loh. Apapun yang kamu perlukan untuk bercamping ria sudah tersedia disini, mulai dari tenda, sleeping bag bahkan dapur umum lengkap dengan peralatannya pun bisa kamu sewa. Biaya untuk camping nya sendiri tergantung dari peralatan apa saja yang sudah kamu bawa dan kebutuhan apa yang kamu perlukan. Misalnya kamu mau menyewa tenda dari pihak pengelola, biaya sewanya IDR 420.000 dan itu sudah termasuk tenda dengan kapasitas 6 orang, sleeping bag, matras dan penerangan.

Satu yang tak ketinggalan, fasilitas tempat parkirnya juga sudah cukup luas dengan tarif parkir yang sangat murah, yaitu cukup membayar IDR 3.000 saja untuk mobil dan motor. Nah, kalau sepeda parkirnya gratis. Begitu juga dengan tiket masuk ke area Curug Panjang kamu cukup membayar IDR 12.000/orang untuk wisatawan lokal dan IDR 50.000 untuk wisatawan asing.

Ohya jangan takut kelaparan saat main di air terjun ini, karena ada banyak warung-warung yang menjual makanan. Dan ada juga beberapa penjual di sekitar air terjun yang menjual makanan seperti cilok, rujak, dan anekan cemilan lainnya.

2. Curug Cibulao

Masih di kawasan Mega Mendung Puncak, kini kita akan membahas tentang Curug Cibulao. Curug ini letaknya dekat dengan Curug Panjang jadi kalau kamu ada di Curug Panjang dan masih punya banyak waktu, kamu bisa melanjutkan perjalanan ke Curug Cibulao ini. Ohya tau gak alasan curug ini dinamakan Cibulao? Jawabannya adalah karena air dari curug ini jernih sekali dan berwarna kebiru-biruan seperti warna biru bulau.

Lanjut ke perjalanan yang kita bahas tadi. Kalau kamu mau ke curug ini gampang kok. Pastinya kamu akan melewati Curug Panjang untuk sampai di curug Cibulao ini. Dari kota Bogor kamu langsung saja menuju jalan raya Puncak dan kalau dari Jakarta, setelah melewati Tol Jagorawi kamu tinggal meneruskan perjalanan ke arah Puncak.

Dari Curug Panjang ada dua alternatif menuju Curug Cibulao. Pertama, melewati jalan cor yang dikelilingi hutan. Walaupun jalannya bagus tapi rutenya menanjak dan cukup terjal. Kedua, melewati sungai. Untuk pilihan kedua ini, kamu harus benar-benar memperhatikan cuaca karena itu akan mempengaruhi arus sungai yang akan kamu lalui. Dan kalau yang kamu pilih adalah yang pertama, ikuti saja jalan tersebut sampai kamu melihat masjid. Ada pertigaan belok kiri dan terus saja sampai bertemu gerbang tiket curug ini.

Curug ini memiliki 2 kolam yang airnya jernih kebiru-biruan dan arus di dalam kolamnya tidak terlalu deras. Itulah mengapa aktifitas yang paling diincar saat berada di curug ini adalah berenang. Kolam yang pertama berada di atas kolam kedua. Kedalamannya mencapai 8 meter dan untuk kesana kamu harus naik dengan tali tambang yang sudah disediakan untuk memanjat di atas batu. Dan kolam yang kedua kedalamannya mencapai 5 meter, jadi walaupun kamu bisa berenang kamu tetap harus berhati-hati ya. Jangan sampai mengabaikan peraturan yang ada, seperti jangan berenang ke arah jatuhnya air dari atas tebing karena ada pusaran air dibawah kolam tersebut.

Disini kamu juga bisa melakukan aksi ekstrim yaitu Cliff Jumping ( loncat dari atas tebing curug ) dengan ketinggian tebing bervariasi mulai dari 1 meter, 2 meter hingga 3 meter. Untuk kamu yang tidak bisa berenang jangan bersedih, karena kamu masih bisa nyemplung ke kolam ini kok. Caranya adalah dengan menyewa pelampung yang sudah disediakan dengan harga IDR 10.000 saja.

3. Curug Naga

Lagi-lagi di kawasan Mega Mendung Puncak. Curug Naga ini juga termasuk dalam arus sungai Cirangrang yang membentuk air terjun sama seperti Curug Panjang dan Curug Cibulao. Dan karena masih berada dalam satu kawasan, rute untuk menuju ke curug ini pun sama. Yaitu melalui jalan raya puncak bagi kamu yang berangkat dari kota Bogor, Ciawi maupun dari Tol Jagorawi. Ikuti jalan tersebut sampai bertemu dengan Masjid Jami Nurul Huda lalu belok kiri di sebelah masjid. Setelah itu kamu teruskan perjalanan sampai bertemu Unilever. Nah disini kamu jangan sampai salah jalur, karena kalau mau ke Curug Naga kamu harus pilih jalan ke kiri, sedang lurus adalah jalan menuju Curug Panjang dan Curug Cibulao.

Berbeda dengan curug lain yang disarankan untuk menggunakan kendaraan pribadi, karena kamu juga bisa naik angkot dari Stasiun Bogor loh. Malahan supir angkotnya sudah punya daftar harga sendiri untuk mengantarkan kamu agar bisa sampai di camp Wisata Curug Naga ini. Selain angkot dan kendaraan pribadi, cobalah memesan ojek/taxi online dengan tarif menyesuaikan darimana kamu berangkatnya ya.

Ada keistimewaan yang dimiliki oleh curug ini. Tidak seperti air terjun lainnya yang bisa kamu datangi kapan saja selama 24 jam, untuk menikmati keindahan curug naga ini kamu perlu melakukan reservasi terlebih dahulu. Kok gitu? Iya, soalnya untuk menuju Curug Naga ini kamu harus ditemani oleh seorang pemandu dan dilengkapi dengan beberapa perlengkapan. Karena kamu akan melewati banyak rintangan seperti body rafting, river trekking, sampai cliff jumping untuk sampai di curug ini.

Bagi kamu pencinta acara My Trip My Adventure yang pernah ditayangkan di salah satu tv nasional, mungkin kamu pernah menonton saat para travelernya sangat menikmati wisata penuh tantangan di Curug Naga ini. Kamu pasti sangat tertarik kan untuk ikut merasakan asyiknya memacu adrenalin kamu di kawasan air terjun yang keren ini?

Di wisata Curug Naga ini ada 3 curug, yaitu Curug Priuk, Curug Naga dan Curug Barong. Dan setiap curug memiliki karakteristik tersendiri dan pastinya memiliki tingkat kesulitan yang berbeda-beda untuk kamu jelajahi. Lalu untuk sampai di Curug Naga, kamu akan melalui sungai sepanjang 100 meter dan melewati Curug Priuk yang artinya body rafting/river trekking yang menantang itu pun akan kamu mulai dari sini.

Nah paketnya sendiri ada 6 macam yaitu :

  1. Paket Barong : IDR 75.000/orang ( sudah termasuk HTM, pemandu, pelampung, helm, trekking Curug Barong dan Asuransi tiket ).
  2. Paket Jelajah Naga : IDR 85.000/orang ( sudah termasuk HTM, pemandu, pelampung, helm, trekking Curug Naga dan Asuransi tiket ).
  3. Paket Jelajah 2 Curug : IDR 110.000/orang ( sudah termasuk HTM, pemandu, pelampung, helm, trekking 2 curug sesuai pilihan dan Asuransi tiket ).
  4. Paket Jelajah Wahana : IDR 135.000/orang ( sudah termasuk HTM, pemandu, pelampung, helm, trekking ke semua wisata Curug Naga dan Asuransi tiket ).
  5. Paket Jelajah Fun : IDR 180.000/orang ( sudah termasuk HTM, pemandu, 1x makan, 1x snack, pelampung, helm, trekking ke Curug Priuk, Curug Naga dan Curug Barong serta Asuransi tiket ).
  6. Paket Camping 2D1N : IDR 375.000/orang ( sudah termasuk HTM, sewa area camp beserta perlengkapannya, 4x makan, 1x snack, pemandu, pelampung, helm, trekking ke semua curug dan Asuransi tiket ).

Jangan lupa ya, kalau mau coba paket wisata ini jumlah pesertanya minimal harus 10 orang. Tapi kalau jumlah teman petualang kamu gak sampe 10 orang, kamu masih bisa kok ikut paket-paket di atas, yang pasti harganya juga berbeda. Semakin sedikit pesertanya maka akan semakin mahal biayanya. Dan untuk kamu yang mau ikut body rafting perorangan juga bisa loh, syaratnya kamu harus datang di hari libur karena saat hari-hari biasa tempat wisata ini tidak dibuka untuk umum. HTMnya juga gak mahal, cuma IDR 9.000/orang.

Pokoknya wisata ini cocok banget deh buat kamu yang hobi dengan tantangan.

4. Curug Bidadari

Sekarang kita keluar dari kawasan Mega Mendung, Puncak. Lokasi dari Curug Bidadari ini ada di kawasan Sentul Bogor. Dulu curug ini namanya Curug Boneng Koneng, tapi tidak banyak yang mengetahui air terjun ini karena akses untuk mencapai tempat tersebut wisatawan masih harus melewati sawah-sawah milik masyarakat desa.

Semenjak kawasan ini dipegang oleh pengelola baru, yaitu Sentul Paradise Park air terjun ini pun berubah nama menjadi Curug Bidadari. Dan untuk meningkatkan daya tarik pengunjung, curug ini dibuat secantik mungkin tapi tetap membuatnya natural seperti curug-curug alami lainnya. Bahkan lantainya gak pakai keramik loh, melainkan diganti dengan pasir putih yang didatangkan langsung dari Pulau Belitung. Keren ya!

Kamu yang tinggal di kawasan Jakarta dan sekitarnya, akses menuju curug ini gampang banget. Kamu hanya perlu masuk ke Jalan Tol Jagorawi dan keluar melalui Tol Sentul City. Pada pertigaan pertama dari gerbang tol Sentul kamu belok kiri. Jalan terus sampai ada pertigaan lagi, belok kanan dan kamu akan masuk ke dalam jalan terowongan. Lalu belok kiri sampai kamu menemukan papan petunjuk bertuliskan Telaga Cikeas. Setelah itu belok kanan sampai kamu menemukan gerbang masuk ke dalam Sentul Paradise Park dimana air terjun cantik ini berada.

Pernah mendengar cerita Jaka Tarub? Nah konon katanya disinilah asal muasal curug ini dinamakan Curug Bidadari. Karena tempat ini adalah tempat para bidadari dari khayangan turun untuk mandi. Dan, batu besar yang menutupi air terjun saat itu adalah tempat dimana Jaka Tarub mengintip bidadari-bidadari itu mandi. Tapi sekarang, batu itu disengaja dibelah menjadi dua dan dijadikan jembatan penghubung bagi wisatawan yang ingin lebih dekat dengan air terjun ini.

Beda dari air terjun lainnya yang membuat kamu harus berjalan melewati bebatuan untuk sampai di air terjun. Disini kamu sudah akan langsung melihat air terjun setinggi 45 meter ini dari parkiran yang jaraknya tidak sampai 10 menit berjalan kaki.

Biaya untuk masuk ke curug ini memang lebih mahal dari curug-curug lainnya. Pada hari kerja kamu akan dikenakan harga tiket masuk sebesar IDR 25.000/orang dan IDR 40.000/orang saat weekend. Sedangkan untuk biaya parkir mobil kamu perlu membayar IDR 10.000 dan IDR 4.000 untuk motor. Curug ini juga punya jadwal operasionalnya, yaitu buka dari jam 8 pagi – 5 sore selama hari kerja. Kalau weekend curug ini buka dari pukul 7.30 pagi – 18.30 malam.

Ohya kabarnya disini sering terjadi pungutan liar, oleh karena itu kami sangat menyarankan untuk membeli tiket hanya di pos tiketnya langsung ya.

Walaupun curug ini sudah banyak mendapatkan sentuhan tangan manusia, tapi air yang mengalir di curug ini masih alami dan sangat jernih loh. Termasuk air di kolam buatan yang berada di bawah air terjun, semuanya masih alami tanpa campuran dari zat kimia apapun. Disini kolam renang buatannya ada dua, untuk anak-anak yang letaknya tepat dibawah air terjun Bidadari yang kedalamannya cuma 30cm. Jadi, kamu gak perlu khawatir kalau si kecil belum bisa berenang. Dan kolam untuk dewasa yang kedalamannya mencapai 1.5 meter, cocok buat kamu bersantai sambil berenang melihat pemandangan pegunungan yang asri.

Selain air terjun dan kolam buatan, masih ada lagi fasilitas yang ditawarkan ditempat ini. Salah satunya adalah penyewaan pelampung dengan harga yang terjangkau, yaitu berkisar antara 15 ribu sampai 20 ribu, jadi kamu gak perlu repot-repot bawa pelampung dari rumah. Dan di curug ini ada permainan flying fox nya juga loh, pas banget buat melatih sedikit adrenalin kamu nih.

Kalau lapar habis main air, ditempat ini banyak penjual makanan yang menyediakan makanan yang cukup bervariasi, mulai dari makanan ringan sampai yang mengenyangkan. Urusan harga jangan khawatir, karena harga diberikan justru lebih murah dibandingkan harga yang ada di Jakarta. Misalnya, untuk satu porsi nasi soto daging kamu hanya perlu mengeluarkan uang sebesar 15 ribu saja.

5. Curug Pangeran

Harga tiket masuk ke curug ini sangat murah loh, malahan lebih murah dari curug-curug yang lainnya di Bogor. Untuk sekali masuk kamu hanya akan membayar sebesar IDR 3.000/orang. Tapi sebelumnya kamu harus membayar sebesar IDR 7.500/orang saat memasuki kawasan taman nasional. Dan kalau kamu membawa kendaraan pribadi kamu akan dikenakan biaya parkir IDR 5.000/motor dan IDR 10.000 untuk mobil.

Curug Pangeran ini berada di dalam kawasan Gunung Salak Endah tepatnya di Taman Wisata Gunung Bunder daerah Pamijahan Bogor. Dari kota Bogor jarak menuju curug ini lumayan jauh karena memakan waktu sekitar 1,5 jam, tapi akses transportasinya tidak terlalu sulit loh. Kamu tinggal naik angkot tujuan Bubulak atau Laladon. Setelah sampai di terminal Bubulak kamu lanjutkan perjalanan dengan naik angkot menuju Leuwiliang. Saat di pertigaan Cibatok kamu turun dari angkot dan berjalan mengarah ke kiri jalan, lalu kamu naik angkot lagi menuju Curug Pangeran, tapi angkot ini tidak akan langsung mengantarkan kamu tepat di depan curug ini. Kamu masih harus naik ojek lagi agar bisa sampai.

Memang agak sedikit repot karena kamu harus turun naik angkot dan naik ojek, tapi semua itu akan terbayarkan dengan indahnya Curug Pangeran ini. Menariknya, ketinggian curug ini tidak terlalu panjang, hana sekitar 6 meter dan kedalamannya hanya mencapai 2 meter. Ditambah dengan airnya yang bersih dan sangat jernih dijamin kamu gak akan tahan untuk berdiam diri saja di pinggir kolam. Nyemplung untuk sekedar bermain air atau berenang adalah hal wajib untuk kamu lakukan disini. Yang pasti jangan lupa jeprat jepret foto kamu di curug ini ya.

Untuk kamu yang datang dari arah Jakarta aksesnya juga tidak susah. Kamu bisa naik kereta api dan berhenti di stasiun Bogor. Nah dari stasiun ini kamu bisa langsung naik angkot seperti yang sudah kita bahas tadi. Tapi kalau kamu punya budget lebih dan drivernya mau, maka naik ojek/taxi online bisa jadi alternatif kamu yang gak mau naik angkot. Estimasi tarifnya antara IDR 40.000 sampai IDR 170.000.

Nah kalau kamu membawa kendaraan pribadi dari Jakarta, melalui Tol Jagorawi kamu pilih jalan keluar dari Gerbang tol Lingkar Luar Bogor. Nantinya kamu akan melewati jalan layang yang lumayan panjang sampai menemukan lampu merah. Lalu belok ke kiri jalan menuju Taman Yasmin dan lurus saja sampai menemukan Terminal Bubulak. Dari terminal jalan ke arah kanan menuju IPB Dramaga, dan jalan saja terus sampai pertigaan Cibatok. Dari pertigaan kamu belok ke kiri, dan berjalan menuju Curug Pangeran yang berjarak kurang lebih 15km dari pertigaan ini.

Selama perjalanan dari pertigaan ini, kondisi jalanan akan naik turun. Tapi ini masih bisa dilalui dan tidak menjadi masalah. Setelah melalui jalanan yang naik turun tadi, kamu akan sampai di Gerbang Masuk Curug Pangeran. Nah, dari sini kamu masih perlu jalan sejauh 500 meter untuk benar-benar sampai di hadapan air terjun mempesona ini. Air terjun ini masih belum sepopuler curug lainnya, tapi karena inilah tempat ini bisa jadi surganya para traveler. Justru karena suasana yang sepi itulah, kamu jadi merasa seperti punya curug pribadi loh. Keren kan…

Curug ini buka setiap hari dari pukul 7 pagi sampai pukul 5 sore. Dan kalau kamu masih betah dan belum mau pulang dari curug ini, kamu bisa menyewa lahan perkemahan dengan tarif yang cukup murah yaitu IDR 10.000/orang. Kalau kamu ingin tempat uang lebih nyaman, bisa sewa gubuk seharga IDR 300.000/malam per unit atau menyewa barak dengan harga kurang lebih IDR 1.200.000/malam. Tapi untuk perlengkapan kemahnya bawa sendiri dari rumah ya, karena disini tidak menyediakannya. Ohya ada satu lagi yang bisa jadi spot favorit kamu saat berkunjung ke curug ini. Sudah ada yang tahu? Ya namanya Gardu Pandang. Tempat ini cukup hits loh di social media.

Tips Berwisata Air Terjun / Curug

  1. Jangan membawa barang terlalu banyak. Apalagi kalau untuk sampai di curug tersebut kamu harus melalui berbagai rintangan seperti jalan bebatuan yang licin. Karena ini akan menyulitkan kamu untuk fokus pada jalanan yang kamu tapaki. Jadi bawa seperlunya saja ya.
  2. Jika kamu membawa anak-anak, pastikan medan yang kamu lalui dan kawasan disekitar curug masih aman untuk anak-anak. Terutama kalau tujuannya untuk camping, awasi si kecil agar tidak pergi terlalu jauh dari pantauanmu.
  3. Usahakan datang sebelum jam 12 siang, biasanya Bogor sering hujan saat hari mulai siang. Karena itu, supaya kedatangan kami gak sia-sia karena hujan, kamu bisa datang sebelum siang. Soalnya kamu juga ga bisa berenang kan kalau hujan. Kalaupun bisa itu cukup berbahaya.
  4. Jaga Ucapan dan Perbuatan. Air terjun adalah wisata alami yang terbentuk dengan sendirinya dan tanpa campur tangan manusia. Alangkah baiknya kalau kita menjaga kepercayaan yang mungkin sudah menjadi tradisi turun menurun warga disekitar curug dengan cara menjaga ucapan dan perbuatan kita untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Dan tidak membuang sampah sembarangan apalagi di dalam kolam air maka itu sudah salah satu wujud kita dalam menjaga perbuatan ditempat ini.

Itulah 5 curug menawan yang ada di kawasan Bogor yang bisa menjadi surganya pecinta wisata air terjun di Indonesia dan salah satu pilihan destinasi wisata kamu untuk berlibur. Sebenarnya masih banyak curug-curug indah yang bisa kamu datangi, tapi semoga kelima alternatif diatas bermanfaat ya. Selamat berlibur…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *